Read More...... Template by:
Free Blog Templates

Sabtu

Pernyataan IF – ELSE Majemuk

Bentuk dari IF – ELSE Majemuk sebenarnya serupa dengan NESTED IF, keuntungan penggunaan IF – ELSE Majemuk disbanding dengan NESTED IF adalah penggunaan bentuk penulisan yang lebih sederhana.
Contoh soalnya adalah :

Suatu Perusahaan memberikan komisi kepada para salesman dengan ketentuan sebagai berikut :
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.20.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.10.000 ditambah dengan uang komisi 10% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.30.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.20.000 ditambah dengan uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.50.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.30.000 ditambah dengan uang komisi 20% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.

Jawabnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
float pdpt,jasa=0,komisi=0,total=0;

cout<<"Pendapatan hari ini : Rp.";cin>>pdpt;

if (pdpt>=20000 && pdpt<30000)
{ jasa=10000;
komisi=0.1*pdpt;
}
else
if (pdpt>=30000 && pdpt<50000)
{ jasa=20000;
komisi=0.15*pdpt;
}
else
if (pdpt>=50000)
{ jasa=30000;
komisi=0.2*pdpt;
}
else
{ jasa=0;
komisi=0;
}

total=komisi+jasa;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"uang Jasa : Rp."((jasa((endl;
cout<<"Uang Komisi : Rp."((komisi((endl;
cout<<"==============================="((endl;
cout<<"hasil Total : Rp."((total((endl;

getch();
}

Tampilannya adalah :


Pernyataan IF – ELSE

Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan, dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2.
Contoh Soalnya :

Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :
- Jika Total Pembelian kurang dari Rp.50000 maka potongan yang di terima sebesar 5% dari Total Pembelian.
- Jika Total Pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50000 maka potongan yang diterima sebesar 20% dari Total Pembelian.

Jawabannya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
double tot_beli,potongan=0,jum_bayar=0;

cout<<"Total Pembelian : Rp.";cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2*tot_beli;
else
potongan = 0.05*tot_beli;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Besarnya potongan : Rp."((potongan((endl;

jum_bayar= tot_beli-potongan;

cout<<"Jumlah yang harus dibayar : Rp."((jum_bayar((endl;

getch();
}

Tampilannya adalah :

Pernyataan IF

Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan.
Contoh Soalnya :

Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :
- Jika Total Pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50000 maka potongan yang diterima sebesar 20% dari Total Pembelian.


Jawabannya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
double tot_beli,potongan=0,jum_bayar=0;

cout<<"Total Pembelian : Rp.";cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2*tot_beli;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Besarnya potongan : Rp."((potongan((endl;

jum_bayar= tot_beli-potongan;

cout<<"Jumlah yang harus dibayar : Rp."((jum_bayar((endl;

getch();
}

Tampilannya :

Operator Logika NOT

Operator Logika Not akan memberikan nilai kebalikan dari hasil yang disebutkan. Jika nilai tersebut BENAR, maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu juga sebaliknya.
Contoh Soalnya :


#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a,b,c;

cout<<"Nilai A : ";cin>>a;

//Rumusnya : //
b=(a+4<10);
c=!(b);
// Nilai C kebalikan dari Nilai B //

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout((endl;
cout<<"Program Expresi NOT"((endl;
cout((endl;

cout<<"Nilai A : "((a((endl;
cout<<"Nilai B = a + 4 < 10 : "((b((endl;
cout<<"Nilai C = !b : "((c((endl;

cout<cout<<"(1=Benar/0=Salah)"((endl;
getch();
}
Hasil Tampilannya :

Operator Logika OR

Digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih hasil, akan di anggap BENAR bila salah satu hasil yang di hubungkan bernilai BENAR, dan bila semua hasil yang di hubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH
Contoh Soalnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a,b,c,x,y,z;

cout<<"Nilai A : ";cin>>a;
cout<<"Nilai B : ";cin>>b;
cout<<"Nilai C : ";cin>>c;

//Rumusnya : //

x=a+4<10;
y=b>a>10;
z=x||y;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<cout<<"Program Operasi OR"((endl((endl;
cout<<"Hasil Dari X : a + 4 < 10 adalah : "((x((endl;
cout<<"Hasil Dari Y : b > a > 10 adalah : "((y((endl;
cout((endl;
cout<<"Maka Hasil Dari Z : x || y adalah (1=Benar/0=Salah) : "((z((endl;
getch();
}

Hasil Tampilannya :

Operator Logika AND

Operator ini digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih hasil, akan di anggap BENAR, bila semua hasil bernilai BENAR. Bisa disebut juga jika semua nilai BENAR maka hasilnya adalah BENAR, jika ada 1 yang salag maka semua disebut SALAH.

Contoh Soalnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a,b,c,x,y,z;

cout<<"Nilai A : ";cin>>a;
cout<<"Nilai B : ";cin>>b;
cout<<"Nilai C : ";cin>>c;

//Rumusnya : //

x=a+4<10;
y=b>a>10;
z=x&&y;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout((endl((endl;
cout<<"Program Operasi AND"((endl((endl;
cout<<"Hasil Dari X : a + 4 < 10 adalah : "((x((endl;
cout<<"Hasil Dari Y : b > a > 10 adalah : "((y((endl;
cout<cout<<"Maka Hasil Dari Z : x && y adalah (1=Benar/0=Salah) : "((z((endl;
getch();
}


Tampilannya :

Switch Case

Switch Case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif. Sama seperti if - else bertingkat, tetapi penggunaannya untuk memeriksa data yang bertipe karakter atau integer.

Contoh Soalnya :

Masukan Nama Pembeli :
Masukan Kode Paket :
Masukan jumlah Pesan :
Total Bayar :
Potongan :
Total Dibayar :

Paket A = Hemat Ber4, Rp.100.000,-
Paket B = Panas Pedas Rp.150.000,-
Paket C = Hemat Sendiri Rp.75.000,-

Gunakan Switch Case


Jawabannya :

#include "stdio.h"
#include "conio.h"
#include "iostream.h"
main()
{
int jp,h,d,tb,thb;
char np[20],*kp,kode;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Nama Pembeli : ";cin>>np;
cout<<"Kode Paket : ";cin>>kode;
cout<<"jumlah Pesan : ";cin>>jp;
cout<<"========================="((endl;

switch(kode)
{
case 'A':
kp="Hemat ber4";
h=100000;
break;
case 'B':
kp="Panas Pedas";
h=150000;
break;
case 'C':
kp="Hemat Sendiri";
h=75000;
break;
default:
h=0;
}

cout<<"Nama Pembeli : "((np((endl;
cout<<"Paket Dipesan : "((kode((endl;
cout<<"Jumlah Pesan : "((jp((endl;
tb=h*jp;
cout<<"Total Bayar : "((tb((endl;

if (jp>3)
d=0.1*tb;
else
d=0;

cout<<"Potongan : "((d((endl;
cout<<"-----------------------------------------+"((endl;
thb=tb-d;
cout<<"total Yang harus Dibayar : "((thb((endl;
getch();
}

Hasilnya adalah :