Read More...... Template by:
Free Blog Templates

Sabtu

Quis A

Soal Quis A
1. Gunakan struct dengan nama struct Film isi dari struct : kode_film, judul, harga.
2. Gunakan fungsi untuk menghitung total bayar dan uang kembali, ppn 10% dari subtotal.
3. Gunakan Brancing (if atau switch case) untuk menampilkan :


Kode Film :
1
2
3

Judul :
Ketika Cinta Bertasbih
Sang pemimpi
Emak Naik Haji

Harga :
Rp.23.000,-
Rp.25.000,-
Rp.25.000,-

4. Gunakan Array untuk input dan menampilkan data lebih dari 1.
5. Gunakan Label.

Bentuk Tampilan Input :

Bioskop Jatiwaringin
Jumlah Data yang akan diinput : (input)

Masukan Kode Film : (input)
Judul Film : (output)
Harga Tiket : (output)
Masukan Jumlah Beli : (input)
Total Bayar : (output)

Bentuk Tampilan Outputnya :
Laporan Data Bioskop Jatiwaringin
No. Kode Film Judul Film Jumlah Beli Subtotal Ppn Total
1 …………….. ……………… ……………….. ………….. . …… …………
2 …………….. ……………… ……………….. ………….. . …… …………

Total Penjualan Hari Ini : Rp…………

Masukan Uang Bayar : Rp…………..
Uang kembali : Rp…………..

Ingin diinput lagi? Y/T : ……………..

Jawabnya :
#include "stdio.h"
#include "iomanip.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

int rumus1 (int a,int b)
{return (a+b);
}
int rumus2 (int a,int b)
{return (a-b);
}

main()
{
struct
{int h;
char kode,*jufi;
}film[20];

int i,j,jumbel[20],subt[20],ppn[20],total[20],ubay,ukem;
char awal,lagi;
float totpen;

awal:
clrscr();

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"----------------------------------------------------"((endl;
cout<<" Bioskop Jatiwaringin "((endl;
cout<<"----------------------------------------------------"((endl;
cout<<"Jumlah Data yang Akan diinput : ";cin>>j;
cout((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<"Data Ke-"((endl;
cout<<"Masukan Kode Film : ";cin>>film[i].kode;

if (film[i].kode=='1')
{film[i].jufi="KCO";
film[i].h=23000;
}
else
if (film[i].kode=='2')
{film[i].jufi="SP";
film[i].h=25000;
}
else
if (film[i].kode=='3')
{film[i].jufi="EPH";
film[i].h=25000;
}
else
{film[i].jufi="Data Salah";
film[i].h=0;
}

cout<<"Judul Film : "((jufi((endl;
cout<<"Harga Tiket : "((h((endl;
cout<<"Masukan Jumlah beli : ";cin>>jumbel[i];
cout<<"=============================="((endl;
subt[i]=film[i].h*jumbel[i];
cout<<"Total Bayar : "((subt((endl;
cout((endl((endl;
}

cout<<"================================================================"((endl;
cout<<" LAPORAN DATA BIOSKOP JATIWARINGIN "((endl;
cout<<"================================================================"((endl;
cout<<"No Kode Judul Jumlah Subtotal Ppn Total "((endl;
cout<<"================================================================"((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
ppn[i]=0.1*subt[i];
total[i]=rumus1(subt[i],ppn[i]);
totpen=rumus1(totpen,total[i]);

cout((setiosflags(ios::left)((setw(4)((i;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(5)((film[i].kode;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(6)((film[i].jufi;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(7)((jumbel[i];
cout((setiosflags(ios::left)((setw(11)((subt[i];
cout((setiosflags(ios::left)((setw(11)((ppn[i];
cout((setiosflags(ios::left)((setw(11)((tot[i]((endl;
cout(("================================================================"((endl;
}


cout<<"Total penjualan Hari Ini : Rp."((totpen((endl;

cout((endl;

cout<<"Masukan Uang Bayar : Rp.";cin>>ubay;
ukem=rumus2(ubay,totpen);
cout<<"Uang Kembali : Rp."((ukem((endl;

cout((endl;

cout<<"Ingin diinput lagi? (y/t) : ";cin>>lagi;


if (lagi=='y')
goto awal;
else
goto keluar;

keluar:

getch();
}

Tampilannya :

Class

Sama seperti structure, yaitu untuk mengelompokan sejumlah data yang mempunyai tipe data yang berbeda.
Contoh Soalnya :


Akademi Informatika
Jumlah Data :
Periode Akademik : 2010
Bulan : Juni

Data ke-
NIM :
Nama Mahasiswa :
Kode Akademi [AMK/ABA/ASM] :
Nama Akademik :

Ketentuan :
1. Gunakan Class dengan nama akademik yang isinya (Kode Akademi, Nama Akademi)
2. Biaya Kuliah = Biaya Semester + Biaya Pembangunan.
3. Biaya Persemester = Rp.980.000,-
Biaya pembangunan :
ABA (Akademi Bahasa Asing) = Rp.1.000.000,-
AMK (Akademi Manajemen Komputer) = Rp.1.500.000,-
AK (Akademi Akutansi) = Rp.800.000,-

Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
#include "iomanip.h"

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

judul()
{cout((" Akademi Informatika "((endl;
cout(("---------------------"((endl;
}

class
{public:
char kode[4],*naked;
}akademi[15];

main()
{
int i,j,bysem=980000,bypem[15],bykul[15],period;
char bulan[10],nim[8][15],nama[8][15];

judul();
cout<<"Jumlah Data : ";cin>>j;
cout<<"Periode Akademi : ";cin>>period;
cout<<"Bulan : ";cin>>bulan;
cout(("--------------------------"((endl;
cout((endl((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<"Data Ke-"((i((endl;
cout<<"NIM : ";cin>>nim[i];
cout<<"Nama Mhs : ";cin>>nama[i];
cout<<"Kode Akademi [AMK/ABA/AK] : ";cin>>akademi[i].kode;

if (strcmp(akademi[i].kode,"aba")==0)
{akademi[i].naked="Ak.Bhs Asing";
bypem[i]=1000000;
}
else
if (strcmp(akademi[i].kode,"amk")==0)
{akademi[i].naked="Ak.Mnjmn Komp";
bypem[i]=1500000;
}
else
if (strcmp(akademi[i].kode,"ak")==0)
{akademi[i].naked="Ak.Akutansi";
bypem[i]=800000;
}
else
{akademi[i].naked="Kode Salah";
bypem[i]=0;
}

cout(("Nama Akademi : "((akademi[i].naked((endl;
cout(("Biaya Pembangunan : "((bypem[i]((endl;
bykul[i]=bysem+bypem[i];
cout((endl;
}

judul();
cout(("-------------------------------------------------------------------------------"((endl;
cout(("No NIM Nama_Mhs Kode Nama_Akdm By.Kuliah "((endl;
cout(("-------------------------------------------------------------------------------"((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
cout((setiosflags(ios::left)((setw(4)((i;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(8)((nim[i];
cout((setiosflags(ios::left)((setw(11)((nama[i];
cout((setiosflags(ios::left)((setw(12)((akademi[i].kode;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(19)((akademi[i].naked;
cout((setiosflags(ios::left)((setw(23)((bykul[i]((endl;
cout(("-------------------------------------------------------------------------------"((endl;
}

getch();
}
Tampilannya :

Structure

Structure digunakan untuk mengelompokan seumlah data yang mempunyai tipe data yang berbeda. Variabel-variabel yang membentuk sebuah struktur dinamakan element struktur. Struktur sama seperti Record di dalam bahasa Pemprograman Pascal.
Contoh Soalnya :

Upah Gaji Karyawan
NIK :
Nama :
Jumlah Jam Kerja :
Upah Harian :
- Jumlah jam kerja normal adalah 8 jam. Upah harian diberikan jika jumlah jam kerja lebih dari 8 jam, maka kelebihan jam kerja tersebut dikalikan dengan honor lembur perjam sebesar Rp.1000 untuk setiap kelebihan jam kerja perharinya.
- Upah normal adalah Rp.25.000,-

Jawabnya :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

int rumus(int a);
main()
{
struct
{char nik[6],nama[12];
int jjk;
}karyawan[10];

int i,j;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Masukan Jumlah Transaksi : ";cin>>j;
cout((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<"Data Ke-"((i((endl;
cout<<"NIK : ";cin))karyawan[i].nik;
cout<<"Nama : ";cin))karyawan[i].nama;
cout<<"Jumlah Jam Kerja : ";cin))karyawan[i].jjk;
cout((endl;
}
cout((endl((endl;

for (i=1;i<=j;i++)
{
cout<<"NIK : "((karyawan[i].nik((endl;
cout<<"Nama : "((karyawan[i].nama((endl;
cout<<"Jumlah Jam Kerja : "((karyawan[i].jjk((endl;
cout<<"Upah Harian : "((rumus(karyawan[i].jjk)((endl;
cout((endl;
}
getch();
}
int rumus (int jjk)
{ if (jjk>8)
{return ((jjk-8)*1000)+25000;
}
else
{return 25000;
}
}

Tampilannya Adalah :

Define

Define digunakan untuk mengganti teks yang digunakan dengan nama konstanta yang diinginkan.
Contoh Soal :

Hitunglah luas sebuah kubus dengan rumus sisi x sisi.
Jawabannya :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
#include "string.h"

#define awal {
#define akhir }
#define mulai() main()
#define cetak cout
#define masuk cin
#define tahan() getch()
#define LS_KUBUS (sisi*sisi)
#define baris endl

mulai()
awal
int sisi,ls_kubus;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cetak<<"Program Menggunakan #define"((baris;
cetak<<"masukan Nilai Sisi Kubus : ";masuk>>sisi;

ls_kubus=LS_KUBUS;
// LS_KUBUS = Lihat di #define LS_KUBUS //

cetak<<"Luas Kubus Adalah : "((ls_kubus((baris;
tahan();
akhir

Tampilannya :

Strrev()

Fungsi ini digunakan untuk membalik letak urutan pada string. Harus disertakan string.h pada File Header.
Contoh Soalnya :

Buatlah Kebalikan kata dari “Contoh Soal strrev”, dengan menggunakan fungsi strrev().

Jawabnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
#include "string.h"

main()
{
char kata[20];

cout<<"Masukan Kata : ";gets(kata);

strrev(kata);

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"hasil Perubahan : "((kata((endl;
getch();
}

Tampilannya :

Strcpy()

Strcpy juga disebut fungsi, digunakan untuk menyalin string asal ke-variabel string tujuan. Dengan syarat string tujuan harus mempunyai tipe data dan ukuran yang sama dengan string asal. Perlu ditambahkan string.h pada bagian file headernya.
Contoh Soal :

Buatlah tampilan pemindahan “BSI Dewi Sartika” dengan menggunakan strcopy.

Jawabnya :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
#include "string.h"
#include "ctype.h"

main()
{
char huruf[20],pindah[20];

cout<<"Masukan Kata : ";gets(huruf);

strcpy(pindah,huruf);

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Pemindahannya : "((pindah((endl;
getch();
}

Tampilannya :

Strcat()

Strcat merupakan salah satu fungsi, digunakan untuk menambah string sumber kebagian akhir dari string tujuan. Dibagian file header juga harus diikut sertakan : string.h dan ctype.h
Contoh Soalnya :

Buatlah penggabungan kata dari kata :
- Ryan
- Farissa
Jawabnya :
#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"
#include "string.h"
#include "ctype.h"

main()
{
char a1[20],a2[20];

cout<<"Masukan Kata Ke-1 : ";cin>>a1;
cout<<"Masukan Kata Ke-2 : ";cin>>a2;

strcat (a1,a2);

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Hasil Penggabungan Katanya : "((a1((endl;
getch();
}

Tampilannya :

Do - While

Pernyataan Perulangan Do – While merupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan dilakukan dibelakang.

Contoh Soalnya :

Buatlah urutan bilangan genap dari 2 sampai 10 dengan menggunakan do – while.
Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int bil=2;

do
{
cout((bil((" ";
bil+=2;
}
while (bil<=10);

getch();
}

Tampilannya :

While

While merupakan intruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu, yaitu perulangan akan terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.

Contoh Soalnya :

Buatlah Output data dari 1 sampe 10 dengan menggunakan While.
Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int bil=1;

while (bil<=10)
{

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout((bil((" ";
++bil;
}

getch();
}

Tampilannya :

Menampilkan Warna Pada Latar

- Textattr() = Menentukan warna tulisan dan warna latar belakang berdasarkan ketentuan angka 8 bit biner penataan warna.
- Cprintf() = Menampilkan data dengan format pewarnaan text dan pewarnaan latar belakang.

Soal :
Buatlah program untuk menampilkan warna pada latar.

Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int i;

for (i=0;i<20;i++)
{
textattr(i+((i+1)<<4));
cprintf("Borlan C++\r\n");
}

getch();
}

Hasilnya :

Menampilkan Warna Pada Tulisan

Soal :
Buatlah program untuk menampilkan warna pada tulisan.
Jawabnya :


#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a=2,b=1,c=2,d=1,e;

for (e=1;17>e;e++)
{
gotoxy (e,e);textcolor(e);
cprintf("\nwarna ke-%d",e);
}
textcolor(4+BLINK); cprintf("Borlan C++");

getch();
}

Tampilannya :

Bilangan Ganjil

Soal :
Buatlah program untuk menghitung 10 deret bilangan ganjil.

Jawab :


#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a;

for (a=1;a<=10;a+=2)
cout<
getch();
}

Tampilannya :

Bilangan Turun

Dari soalnya juga uda ketawan ya kita bahasnya apa. Jadi langsung aja ok?? :D

Soal :
Buatlah program untuk menghitung 10 deret bilangan turun.

Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a;

for (a=10;a>=1;--a)
cout<
getch();
}

Hasilnya :

Bilangan Naik

Soal :
Buatlah program untuk menghitung 10 deret bilangan naik.

Jawab :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a;

for (a=1;a<=10;a++)
cout<
getch();
}

Tampilannya :

Pernyataan NESTED IF / IF didalam IF

Nested if merupakan pernyataan if berada didalam pernyataan if yang lainnya.
Contoh soalnya adalah :
Suatu Perusahaan memberikan komisi kepada para salesman dengan ketentuan sebagai berikut :

- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.20.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.10.000 ditambah dengan uang komisi 10% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.30.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.20.000 ditambah dengan uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.50.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.30.000 ditambah dengan uang komisi 20% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.

Jawabnya :


#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
float pdpt,jasa=0,komisi=0,total=0;

cout<<"Pendapatan hari ini : Rp.";cin>>pdpt;

if (pdpt>=20000 && pdpt<30000)
{ jasa=10000;
komisi=0.1*pdpt;
}
else
{
if (pdpt>=30000 && pdpt<50000)
{ jasa=20000;
komisi=0.15*pdpt;
}
else
if (pdpt>=50000)
{ jasa=30000;
komisi=0.2*pdpt;
}
else
{ jasa=0;
komisi=0;
}
}

total=komisi+jasa;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"uang Jasa : Rp."((jasa((endl;
cout<<"Uang Komisi : Rp."((komisi((endl;
cout<<"==============================="((endl;
cout<<"hasil Total : Rp."((total((endl;

getch();
}

Tampilannya :

Pernyataan IF – ELSE Majemuk

Bentuk dari IF – ELSE Majemuk sebenarnya serupa dengan NESTED IF, keuntungan penggunaan IF – ELSE Majemuk disbanding dengan NESTED IF adalah penggunaan bentuk penulisan yang lebih sederhana.
Contoh soalnya adalah :

Suatu Perusahaan memberikan komisi kepada para salesman dengan ketentuan sebagai berikut :
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.20.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.10.000 ditambah dengan uang komisi 10% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.30.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.20.000 ditambah dengan uang komisi 15% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.
- Bila Salesman dapat menjual barang hingga Rp.50.000 akan diberikan uang jasa sebesar Rp.30.000 ditambah dengan uang komisi 20% dari pendapatan yang diperoleh hari itu.

Jawabnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
float pdpt,jasa=0,komisi=0,total=0;

cout<<"Pendapatan hari ini : Rp.";cin>>pdpt;

if (pdpt>=20000 && pdpt<30000)
{ jasa=10000;
komisi=0.1*pdpt;
}
else
if (pdpt>=30000 && pdpt<50000)
{ jasa=20000;
komisi=0.15*pdpt;
}
else
if (pdpt>=50000)
{ jasa=30000;
komisi=0.2*pdpt;
}
else
{ jasa=0;
komisi=0;
}

total=komisi+jasa;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"uang Jasa : Rp."((jasa((endl;
cout<<"Uang Komisi : Rp."((komisi((endl;
cout<<"==============================="((endl;
cout<<"hasil Total : Rp."((total((endl;

getch();
}

Tampilannya adalah :


Pernyataan IF – ELSE

Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan, dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2.
Contoh Soalnya :

Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :
- Jika Total Pembelian kurang dari Rp.50000 maka potongan yang di terima sebesar 5% dari Total Pembelian.
- Jika Total Pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50000 maka potongan yang diterima sebesar 20% dari Total Pembelian.

Jawabannya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
double tot_beli,potongan=0,jum_bayar=0;

cout<<"Total Pembelian : Rp.";cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2*tot_beli;
else
potongan = 0.05*tot_beli;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkanan tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Besarnya potongan : Rp."((potongan((endl;

jum_bayar= tot_beli-potongan;

cout<<"Jumlah yang harus dibayar : Rp."((jum_bayar((endl;

getch();
}

Tampilannya adalah :

Pernyataan IF

Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan.
Contoh Soalnya :

Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :
- Jika Total Pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50000 maka potongan yang diterima sebesar 20% dari Total Pembelian.


Jawabannya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
double tot_beli,potongan=0,jum_bayar=0;

cout<<"Total Pembelian : Rp.";cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2*tot_beli;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<<"Besarnya potongan : Rp."((potongan((endl;

jum_bayar= tot_beli-potongan;

cout<<"Jumlah yang harus dibayar : Rp."((jum_bayar((endl;

getch();
}

Tampilannya :

Operator Logika NOT

Operator Logika Not akan memberikan nilai kebalikan dari hasil yang disebutkan. Jika nilai tersebut BENAR, maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu juga sebaliknya.
Contoh Soalnya :


#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a,b,c;

cout<<"Nilai A : ";cin>>a;

//Rumusnya : //
b=(a+4<10);
c=!(b);
// Nilai C kebalikan dari Nilai B //

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout((endl;
cout<<"Program Expresi NOT"((endl;
cout((endl;

cout<<"Nilai A : "((a((endl;
cout<<"Nilai B = a + 4 < 10 : "((b((endl;
cout<<"Nilai C = !b : "((c((endl;

cout<cout<<"(1=Benar/0=Salah)"((endl;
getch();
}
Hasil Tampilannya :

Operator Logika OR

Digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih hasil, akan di anggap BENAR bila salah satu hasil yang di hubungkan bernilai BENAR, dan bila semua hasil yang di hubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH
Contoh Soalnya :

#include "stdio.h"
#include "iostream.h"
#include "conio.h"

main()
{
int a,b,c,x,y,z;

cout<<"Nilai A : ";cin>>a;
cout<<"Nilai B : ";cin>>b;
cout<<"Nilai C : ";cin>>c;

//Rumusnya : //

x=a+4<10;
y=b>a>10;
z=x||y;

// tanda << dan >> di ganti dengan tanda (( dan )) dikarenakan //
// tidak bisa tampil jika menggunkana tanda << dan >> jadi //
// ganti aj nanti :) //

cout<cout<<"Program Operasi OR"((endl((endl;
cout<<"Hasil Dari X : a + 4 < 10 adalah : "((x((endl;
cout<<"Hasil Dari Y : b > a > 10 adalah : "((y((endl;
cout((endl;
cout<<"Maka Hasil Dari Z : x || y adalah (1=Benar/0=Salah) : "((z((endl;
getch();
}

Hasil Tampilannya :